Video merupakan teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, dan menata ulang gambar bergerak.selain itu video juga dapat juga diartikan sebagai gabungan gambar-gambar mati yang dibaca berurutan dalam waktu dengan kecepatan tertentu. kecepatan pembacaan video disebut frame per second(fps). Apabila dimainkan dalam kecepatan yang tinggi maka tercipta ilusi gerak yang halus, semakin besar nilai frame rate maka akan semakin halus pergerakan yang ditampilkan.
Secara umum video dibedakan menjadi 2 format. yakni video analog dan video digital. Video analog contoh formatnya adalah PAL dan NTSC. konektor dari video analog ini sendiri dapat berupa RCA, VGA(Video Graphic Array) maupun S-Video. Sementara untuk Video digigal sendiri formatnya dapat berupa MOV, MPG, AVI, ASF dan lain sebagainya. konektornya juga berbeda. bisa menggunakan HDMI ataupun DVI.
Bagian yang biasanya dianggap bagian dari video adalah audio.Istilah audio biasa digunakan untuk menerangkan sistem-sistem yang berkaitan dengan proses perekaman dan transmisi yaitu sistem pengambilan/penangkapan suara, sambungan transmisi pembawa bunyi, amplifier dan lainnya.
Secara umum audio dapat dibedakan menjadi 3 jenis yakni mono, stereo dan suround. mono merupakan jenis audio Sebuah sistem dimana semua sinyal audio di mix dan diarahkan melalui satu channel audio. sementara itu stereo Memiliki 2 channel audio yang independent, dan sinyal suara yang dihasilkan memiliki level dan fase yang berbeda. lain lagi dengan suround. suround sendiri merupakan teknik untuk memperkaya kualitas reproduksi suara dari sumber audio dengan channel audio tambahan dari speaker yang mengelilingi pendengar.
seperti yang diketahui bahwa video dan audio merupakan gabungan dari urutan list yang ada. jika video berasal dari gambar, maka audio berasal dari frekuensi. jelas membutuhkan memori yang cukup besar juga. namun untuk menyiasatinya dapat menggunakan teknik kompresi. teknik ini digunakan untuk mengurangi kapasitas memori dan juga untuk mempercepat transmisi. metode yang digunakan ada 2 yakni lossy format dan loseless format. untuk lossy maka file tidak bisa kembali normal seperti semula. namun masih mirip. apabila loseless masih bisa kembali ke kondisi awal. kedua teknik ini sangat penting karena bisa membuat ukuran data menjadi lebih kecil. ketika data berukuran kecil, maka akan jauh lebih mudah ketika streaming.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar